JURUSAN TEKNIK INDONESIA
Teknik Arsitektur
Ilmu arsitektur mengajarkan segala hal tentang konsep pembangunan mulai dari perencanaan hingga tahapan pascapembangunan. Di jurusan ini kita akan belajar di antarannya tentang perencanaan pembangunan, pemukiman, teknologi bangunan dan gambar teknik rancangan bangunan.
Untuk belajar arsitektur, kita harus menguasai fisika, matematika dan berbagai ilmu sosial. Selain itu, kita juga perlu memiliki keterampilan menggambar dan daya kreativitas tinggi.
Tidak hanya bekerja membangun gedung, arsitek juga dapat menjadi penasihat dan konsultan di berbagai perusahaan dan instansi pemerintahan. Sebut saja Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT).
Di antara PTN yang memiliki jurusan Arsitektur adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Udayana (Unud), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Hasanuddin (Unhas).
Teknik Elektro
Jurusan ini bakalan membuat kita ahli listrik. Tapi bukan berarti kita akan sama seperti montir elektro ya.
Di jurusan ini ini kita bisa belajar tentang teknik tegangan listrik, teknik informatika, teknik komputer, teknik keisyaratan listrik, teknik sistem dan gambar teknik. Melihat materi kuliah itulah maka penguasaan matematika dan fisika menjadi mutlak.
Lulus teknik elektro bisa kerja apa? Institusi pemerintahan seperti LIPI dan BPPT atau BUMN seperti PLN selalu membutuhkan insinyur teknik elektro. Selain itu, lulusan teknik elektro bisa bekerja di berbagai perusahaan atau menjadi dosen.
Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Sriwijaya (unsri) UI, ITB, Undip, UGM, UB, ITS, Unud dan Unhas adalah contoh PTN yang memiliki jurusan teknik elektro.
Teknik Industri
Dasar utama jurusan teknik industri adalah teknik mesin. Tetapi jurusan ini menggabungkan ilmu ekonomi dan manajemen ke dalam teknologi.
Di jurusan ini kita akan mempelajari teori industri, teknologi mesin dan alat-alat yang digunakan industri, pengelolaan pabrik, pengelolaan keuangan hingga pengelolaan tenaga kerja.
Lulusan teknik industri dapat bekerja di berbagai industri seperti industri semen, tekstil, pupuk, logam, permesinan dan kimia.
Untuk belajar teknik industri kita bisa memilih Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), USU, Unsri, UI, ITB, Undip, UGM dan ITS.
Teknik Kimia
Pelajar yang memiliki dasar matematika dan fisika yang kuat dapat belajar di teknik kimia. Jurusan ini mengajarkan kita tentang materi operasi teknik kimia, matematika dan teknik kimia, termodinamika dan proses teknik kimia.
Contoh nyata hasil karya lulusan teknik kimia adalah mesin oksigen hidrogen pesawat NASA.
Selain bekerja di institusi pemerintahan seperti BPPT, lulusan teknik kimia bisa memanfaatkan ilmunya di bidang industri pengolahan mineral, semen, minyak, kertas, tekstil, cat dan obat-obatan. Pilih kampus Unsyiah, USU, Unsri, UI, ITB, Undip, UGM dan ITS untuk nenggambil jurusan teknik kimia.
Ilmu arsitektur mengajarkan segala hal tentang konsep pembangunan mulai dari perencanaan hingga tahapan pascapembangunan. Di jurusan ini kita akan belajar di antarannya tentang perencanaan pembangunan, pemukiman, teknologi bangunan dan gambar teknik rancangan bangunan.
Untuk belajar arsitektur, kita harus menguasai fisika, matematika dan berbagai ilmu sosial. Selain itu, kita juga perlu memiliki keterampilan menggambar dan daya kreativitas tinggi.
Tidak hanya bekerja membangun gedung, arsitek juga dapat menjadi penasihat dan konsultan di berbagai perusahaan dan instansi pemerintahan. Sebut saja Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT).
Di antara PTN yang memiliki jurusan Arsitektur adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Udayana (Unud), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Hasanuddin (Unhas).
Teknik Elektro
Jurusan ini bakalan membuat kita ahli listrik. Tapi bukan berarti kita akan sama seperti montir elektro ya.
Di jurusan ini ini kita bisa belajar tentang teknik tegangan listrik, teknik informatika, teknik komputer, teknik keisyaratan listrik, teknik sistem dan gambar teknik. Melihat materi kuliah itulah maka penguasaan matematika dan fisika menjadi mutlak.
Lulus teknik elektro bisa kerja apa? Institusi pemerintahan seperti LIPI dan BPPT atau BUMN seperti PLN selalu membutuhkan insinyur teknik elektro. Selain itu, lulusan teknik elektro bisa bekerja di berbagai perusahaan atau menjadi dosen.
Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Sriwijaya (unsri) UI, ITB, Undip, UGM, UB, ITS, Unud dan Unhas adalah contoh PTN yang memiliki jurusan teknik elektro.
Teknik Industri
Dasar utama jurusan teknik industri adalah teknik mesin. Tetapi jurusan ini menggabungkan ilmu ekonomi dan manajemen ke dalam teknologi.
Di jurusan ini kita akan mempelajari teori industri, teknologi mesin dan alat-alat yang digunakan industri, pengelolaan pabrik, pengelolaan keuangan hingga pengelolaan tenaga kerja.
Lulusan teknik industri dapat bekerja di berbagai industri seperti industri semen, tekstil, pupuk, logam, permesinan dan kimia.
Untuk belajar teknik industri kita bisa memilih Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), USU, Unsri, UI, ITB, Undip, UGM dan ITS.
Teknik Kimia
Pelajar yang memiliki dasar matematika dan fisika yang kuat dapat belajar di teknik kimia. Jurusan ini mengajarkan kita tentang materi operasi teknik kimia, matematika dan teknik kimia, termodinamika dan proses teknik kimia.
Contoh nyata hasil karya lulusan teknik kimia adalah mesin oksigen hidrogen pesawat NASA.
Selain bekerja di institusi pemerintahan seperti BPPT, lulusan teknik kimia bisa memanfaatkan ilmunya di bidang industri pengolahan mineral, semen, minyak, kertas, tekstil, cat dan obat-obatan. Pilih kampus Unsyiah, USU, Unsri, UI, ITB, Undip, UGM dan ITS untuk nenggambil jurusan teknik kimia.
Teknik
Sipil
Kita akan belajar teknik sipil dalam bidang
kontruksi, transportasi, hidro, pengairan dan penyekatan. Mata pelajaran lainnya
adalah manajemen konstruksi dan mekanik teknik.
Fisika, matematika dan statistik adalah bidang dasar yang harus dikuasai mahasiswa teknik sipil. Selain itu, mahasiswa teknik sipil juga dituntut mampu menuangkan ide mereka, termasuk perhitungan matematisnya dalam gambar rencana dan uraian tertulis.
Berbagai institusi pemerintahan membutuhkan tenaga para insinyur teknik sipil. Sarjana teknik sipil juga bisa bekerja di sektor swasta dan menjadi dosen.
Di antara kampus negeri yang memiliki jurusan teknik sipil adalah Unsyiah, Unand, USU, Unsri, UI, ITB, Undip, UNS, UGM, UB, ITS, Unud, Unsrat dan Unhas.
Fisika, matematika dan statistik adalah bidang dasar yang harus dikuasai mahasiswa teknik sipil. Selain itu, mahasiswa teknik sipil juga dituntut mampu menuangkan ide mereka, termasuk perhitungan matematisnya dalam gambar rencana dan uraian tertulis.
Berbagai institusi pemerintahan membutuhkan tenaga para insinyur teknik sipil. Sarjana teknik sipil juga bisa bekerja di sektor swasta dan menjadi dosen.
Di antara kampus negeri yang memiliki jurusan teknik sipil adalah Unsyiah, Unand, USU, Unsri, UI, ITB, Undip, UNS, UGM, UB, ITS, Unud, Unsrat dan Unhas.
Teknik
Mesin
Menjadi mahasiswa teknik mesin berarti kita akan belajar berinovasi dalam rekayasa mesin-mesin yang menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. Karenanya, kita harus menguasai matematika dan fisika.
Lulusan teknik mesin bisa bekerja di berbagai industri seperti baja, perakitan pesawat, kapal, pendingin ruangan (AC), lemari es, diesel dan mesin industri kimia. Berminat jadi dosen? Bisa juga kok.
Kampus Unsyiah, USU, UI, ITB, Undip, UGM, ITS dan Unhas adalah beberapa kampus yang menyediakan jurusan teknik mesin.
Menjadi mahasiswa teknik mesin berarti kita akan belajar berinovasi dalam rekayasa mesin-mesin yang menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. Karenanya, kita harus menguasai matematika dan fisika.
Lulusan teknik mesin bisa bekerja di berbagai industri seperti baja, perakitan pesawat, kapal, pendingin ruangan (AC), lemari es, diesel dan mesin industri kimia. Berminat jadi dosen? Bisa juga kok.
Kampus Unsyiah, USU, UI, ITB, Undip, UGM, ITS dan Unhas adalah beberapa kampus yang menyediakan jurusan teknik mesin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar